PEMBENTUKAN PENGETAHUAN

Teori konstruktivisme memandang pemerolehan pengetahuan melalui proses aktif dalam mengaitkan informasi/pengetahuan baru ke dalam jaringan pengetahuan yang sudah ada dalam pikiran siswa sebelumnya. Jaringan pengetahuan ini dinamakan dengan skema. Proses konstruksi ini dapat dilakukan siswa secara individual maupun melalui interaksi dengan lingkungannya (teman sebaya, orang yang lebih tua atau guru). Proses konstruksi secara individual dikenal dengan teori konstruktivisme individual. Teori ini dipelopori oleh Piaget. Sedangkan, proses konstruksi melalui interaksi dengan lingkungannya dikenal dengan teori konstruktivisme sosial. Teori ini dipelopori oleh Vygotsky.

Piaget menyatakan bahwa pengaitan antara informasi baru dengan skema dilakukan melalui proses asimilasi dan akomodasi. Kedua proses tersebut disebut dengan adaptasi. Bagaimana kedua proses tersebut terjadi? Pertanyaan tersebut dijawab dalam artikel yang dapat diunduh dengan mengklik KONSTRUKTIVISME.

Tentang Jackson Pasini Mairing

Dosen Universitas Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s