Kebiasaan Guru Mengajar dan Kemampuan Siswa Dalam Memecahkan Masalah (SUATU IDE PENELITIAN)

Beberapa tulisan yang saya buat berupaya agar mahasiswa memperoleh ide untuk melakukan penelitian di luar “kebiasaan” dan “menarik”. Menurut saya suatu (bisa diperdebatkan), suatu penelitian menarik apabila menimbulkan keingintahuan dan hasilnya belum bisa ditebak. Salah satu ide penelitian yang demikian, saya ungkap dalam tulisan ini.

Ada teori dan hasil penelitian yang menyatakan bahwa strategi/kebiasaan mengajar mempengaruhi kemampuan memecahkan masalah atau secara sederhana terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan itu, mahasiswa dapat meneliti “bagaimana kebiasaan guru mengajar dan kemampuan siswa kelas VII SMP 10 Palangka Raya dalam memecahkan masalah matematika?”. Cara melaksanakan penelitian ini adalah mahasiswa perlu berkolaborasi dengan guru di kelas dimana mahasiswa melakukan observasi terhadap kebiasaan guru mengajar di kelas.

Sebelumnya, mahasiswa membuat kode kebiasaan guru mengajar. Misalnya,

(a)  guru membuka pelajaran (diberi kode 1)

(b)  guru mengingatkan materi sebelumnya (diberi kode 2)

(c)  guru mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari (diberi kode 3)

(d)  guru memotivasi siswa (diberi kode 4)

(e)  guru mengajukan pertanyaan (diberi kode 5)

(f)  guru mengajukan soal rutin (diberi kode 6)

(g)  guru mengajukan masalah (diberi kode 8)

(h)  guru membantu siswa menyelesaikan masalah (diberi kode 9)

Mahasiswa dapat menambahkan kebiasaan dan kode tersebut.

Selanjutnya, berapa lama guru melakukan kode 1, 2, 3, dan seterusnya selama mengajar di kelas. Jadi, mahasiswa duduk dalam kelas dan mencatat apa yang dilakukan guru (berdasarkan kode-kode yang sudah dirancang) dan berapa lama.

Setelah akhir satu pokok bahasan atau subpokok bahasan, mahasiswa membagikan masalah kepada siswa-siswa di kelas tersebut. Hasilnya diskor menggunakan rubrik pemecahan masalah.

Hasil penelitiannya adalah mahasiswa mendeskripsikan setiap pertemuan secara kuantitatif bagaimana kebiasaan guru mengajar di kelas (berdasarkan kode-kode tersebut) selama satu pokok bahasan/subpokok bahasan tertentu, dan bagaimana skor rubrik pemecahan masalah siswa.

Penelitian ini bermanfaat dalam rangka meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Pemecahan masalah matematika itu sendiri penting karena merupakan tujuan utama dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti dapat memberi saran mengenai kebiasaan apa yang perlu ditingkatkan oleh guru agar skor rubrik pemecahan masalah siswa dapat ditingkatkan lagi.

Bagi yang berminat, silahkan mengajukan proposal penelitiannya.

Tentang Jackson Pasini Mairing

Dosen Universitas Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s