Pengaruh atau Perbedaan?

Suatu waktu ada sekelompok mahasiswa yang bertanya kepada saya, “Pak judul yang tepat apakah perbedaan hasil belajar antara metode STAD dengan pengajaran langsung, atau pengaruh metode STAD terhadap hasil belajar siswa?” Sebelum menjawabnya mari kita cari tahu arti kata “perbedaan” dan “pengaruh” dan penggunaannya dalam penelitian di bidang lainnya.

Arti kata “perbedaan” dalam KBBI adalah perihal yang berbeda atau perihal yang membuat berbeda. Sedangkan, kata “pengaruh” berarti daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang/benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan seseorang. Berdasarkan itu, maka penelitian dengan judul “perbedaan hasil belajar antara metode STAD dengan pengajaran langsung” bermaksud untuk mengetahui apakah ada beda antara hasil belajar dengan metode STAD dan pengajaran langsung dengan cara membandingkannya. Di lain pihak, penelitian dengan judul “pengaruh metode STAD terhadap hasil belajar” lebih ditujukan untuk mengetahui apakah metode STAD mempengaruhi hasil belajar siswa. Ada pengaruh atau tidaknya dapat diketahui dengan membandingkan hasil belajar metode STAD dengan belajar yang digunakan saat ini yaitu pengajaran langsung. Dengan demikian, bila dilihat dari maknanya, maka esensi dari kedua judul tersebut tampaknya relatif sama.

Sekarang mari kita lihat dari penggunaan kata pengaruh di bidang penelitian lainnya. Pada ilmu pertanian, penelitian menggunakan kata pengaruh ini sering dijumpai. Sebagai contoh, “pengaruh pupuk urea terhadap pertumbuhan padi”. Pupuk urea yang digunakan terdiri dari beberapa dosis, misalnya dosis A, B, C, D dan E. Pengaruh ini akan terlihat bila pertumbuhan padi dengan kelima dosis tersebut dibandingkan dengan pertumbuhan padi tanpa pupuk. Ini berarti dalam praktiknya ada enam dosis pemupukan yaitu tanpa pupuk (dosis 0), A, B, C, D dan E. Bandingkan kalau kita menggunakan kata “perbedaan”, judulnya menjadi “perbedaan pertumbuhan padi yang tidak diberi pupuk dengan yang diberi pupuk urea dosis A, B, C, D dan E”. Apalagi kalau perlakuannya ada dua, seperti “pengaruh pupuk urea dan kompos terhadap pertumbuhan padi” di mana pupuk ureanya terdiri dari 5 dosis dan komposnya 4 dosis, maka judul yang menggunakan kata “perbedaan” akan semakin panjang. Pada kasus ini, penggunaan kata “pengaruh” lebih tepat dari pada kata “perbedaan”.

Akan tetapi, judul “pengaruh metode STAD terhadap hasil belajar siswa” bisa bermakna ganda. Pertama, hasil belajar metode STAD dibandingkan dengan pengajaran langsung yang digunakan saat ini. Kedua, hasil belajar sesudah diberikan perlakuan metode STAD dibandingkan dengan sebelum diberi perlakuan. Artinya, penelitian ini membandingkan data pretes (sebelum perlakuan metode STAD) dengan postes (sesudah perlakuan). Karena itu, bila penelitian bermaksud yang pertama, lebih tepat kalau kita menggunakan judul “perbedaan”.  Sedangkan, bila level/taraf dari perlakuan lebih dari dua seperti dalam contoh bidang pertanian, maka lebih tepat menggunakan kata pengaruh. Sebagai contoh, peneliti yang ingin membandingkan pengajaran langsung, metode kooperatif STAD, TAI dan Jigsaw, maka judul yang sesuai adalah “pengaruh metode kooperatif terhadap hasil belajar siswa”.

Sebagai kesimpulan, jika yang dibandingkan hanya dua, maka akan lebih sesuai bila menggunakan kata “perbedaan”. Sedangkan, kata “pengaruh” lebih tepat digunakan apabila yang dibandingkan lebih dari dua.

Tentang Jackson Pasini Mairing

Dosen Universitas Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s