KAJIAN PUSTAKA: Apa Isinya?

Suatu hari seorang mahasiswa bertanya kepada saya mengenai isi dari kajian pustaka. Secara spesifik, mahasiswa tersebut bertanya “teori-teori apa saja yang perlu masuk dalam kajian pustaka?”. Pertanyaan tersebut akan saya jawab secara singkat melalui tulisan ini.

Secara sederhana, penelitian dilakukan untuk menjawab suatu pertanyaan penelitian. Sebagai contoh, praktisi pendidikan ingin mengetahui apakah sikap siswa terhadap matematika dapat berubah dari negatif ke positif? Kalau ya, bagaimana caranya dan berapa lama sikap tersebut dapat berubah? Untuk menjawab hal tersebut maka ia melakukan suatu penelitian.

Ini berarti apapun yang dilakukan peneliti dalam suatu penelitian diarahkan untuk menjawab pertanyaan tersebut, termasuk apa yang peneliti tulis dalam kajian pustaka. Berdasarkan pola pikir itu maka kajian pustaka seharusnya berisi teori-teori yang akan digunakan peneliti secara langsung untuk menjawab pertanyaan penelitian (rumusan masalah). Sebaliknya, teori-teori yang tidak digunakan secara langsung oleh peneliti tidak perlu ada dalam kajian pustaka. Yang perlu diingat adalah “kajian pustaka bukanlah kliping teori-teori”.

Dengan demikian, apabila peneliti ingin menentukan teori-teori dalam kajian pustaka maka ia perlu terlebih dahulu menuliskan di bagian kiri kertas rumusan masalahnya. Selanjutnya, ia menuliskan teori-teori yang diperlukan di bagian kanan kertas. Sebagai contoh,

 

Rumusan Masalah

Teori-teori dalam Kajian Pustaka

Apakah ada perbedaan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 78 Palangkaraya antara pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Handep pada operasi hitung pecahan? 1. Pecahan dan Operasi Hitung Pecahan

2. Hasil Belajar

3. Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (didalamnya perlu dijelaskan secara umum mengenai pembelajaran kooperatif)

4. Pembelajaran Kooperatif Tipe Handep

5. Perbedaan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan Handep (uraian sebaiknya disajikan dalam bentuk tabel, satu kolom menjelaskan mengenai STAD, kolom lainnya Handep)

6.  Penelitian-penelitian yang Relevan

 

Apakah masih bisa peneliti menambahkan teori selain yang telah ada di atas? Bisa, apabila peneliti memandang teori tersebut sangatlah penting guna menjawab pertanyaan penelitian. Berikut teori-teori yang digunakan dalam penelitian Disertasi Doktor saya.

 

Rumusan Masalah

Teori-teori dalam Kajian Pustaka

Bagaimana profil pemecahan masalah peraih medali olimpiade sains nasional (OSN) bidang Matematika? 1. Masalah Matematika

2. Pemecahan Masalah

3. Penelitian-penelitian mengenai Pemecahan Masalah

4. Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Peraihan Medali dari Provinsi Jawa Timur tahun 2008 dan tahun 2009

5.  Profil Pemecahan Masalah

6.  Isu-isu yang Berkaitan dengan Tingkat Kepercayaan Penelitian Kualitatif

 

Ada satu teori tambahan yang saya anggap penting untuk dimasukkan dalam kajian pustaka yaitu isu-isu yang berkaitan dengan tingkat kepercayaan penelitian kualitatif. Hal ini penting karena penelitian saya menggunakan pendekatan kualitatif dan sebagian peneliti menganggap bahwa penelitian kualitatif tidak objektif (terlalu subjektif). Karena itu penting bagi saya sebagai peneliti untuk memahami bagaimana caranya agar penelitian dapat dilakukan seobjektif mungkin. Tujuannya agar hasil penelitian saya memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi.

Tentang Jackson Pasini Mairing

Dosen Universitas Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s