Uji Hipotesis: Apakah prestasi belajar dengan PK lebih tinggi dari PL secara signifikan?

Sering dijumpai mahasiswa yang sedang melakukan penelitian memperlakukan uji statistika sebagai tujuan. Sebagai contoh, mahasiswa menggunakan uji Anakova untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara pembelajaran konstruktivis dengan pengajaran langsung. Apabila ditanya lebih lanjut: mengapa menggunakan Anakova? Atau, bagaimana kondisi awal siswa sebelum perlakuan, apakah relatif sama atau berbeda? Mahasiswa tersebut kebingungan. Padahal pertanyaan mengenai kondisi awal ini penting sebagai alasan mengapa menggunakan Anakova.
Misalkan seorang peneliti ingin mengetahui apakah prestasi belajar siswa SMPN 78 Palangkaraya dengan pembelajaran konstruktivis (PK) lebih tinggi dari pengajaran langsung (PL) secara signifikan. Pertanyaannya adalah uji statistika yang mana yang dapat digunakan untuk menarik kesimpulan mengenai prestasi belajar tersebut.
Untuk mempelajarinya silahkan download di PERBANDINGAN DUA SAMPEL.

Tentang Jackson Pasini Mairing

Dosen Universitas Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s